Selasa, 20 Desember 2011

PKM, Tonggak Inovasi dan Kreasi Mahasiswa
     PKM (Program Kreatifitas Mahasiswa), eksistensinya di kalangan mahasiswa di seluruh perguruan tinggi sudah tidak dapat diragukan lagi. Salah satu ajang bagi mahasiswa untuk berkarya dan mengembangkan sayap-sayap kreatifitas ini merupakan sebuah ajang bergengsi yang diadakan oleh DIKTI sebagai usaha penyediaan lapangan inovasi untuk mahasiswa. Program ini juga merupakan wujud implementasi dari usaha pengabdian masyarakat yang memang diemban setiap mahasiswa dalam peran dan fungsi mahasiswa. Melalui PKM ini, mahasiswa dapat berinovasi, berkreasi dan mencipatakan hal baru yang tentunya ditujukan dan dimaksudkan utnuk pengabdian kepada masyarakat.
     Program ini awalnya berwujud KAM, Karya Alternatif Mahasiswa) yang bidangnya adalah kewirausahaan. Selain KAM, DITLITABMAS juga membuat program-program seperti Kuliah Kewirausahaan (KWU), Kuliah Kerja Usaha (KKU) dan program-program lain yang hanya bisa diikuti oleh dosen namun menyertakan mahasiswa sebagai pekerja lapangannya. Keterbatasan bidang serta teknis dari program-program ini dirasa sangat membatasi ruang kreatifitas mahasiswa yang ingin berinovasi dan berkreasi di bidang-bidang lain. Pada 2001, DITLITABMAS kemudian mengembangkan KAM menjadi Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) yang kita kenal saat ini.
     Program ini memiliki banyak bidang yang memungkinkan mahasiswa untuk berkarya seluas-luasnya dan sebebas-bebasnya. Bidang itu adalah bidang penelitian (PKM-P), penerapan teknologi (PKM-T), pengabdian kepada masyarakat (PKM-M), kewirausahaan (PKM-K) dan penulisan artikel ilmiah (PKM-I). PKM-I ini selanjutnya dikembangkan menjadi PKM Artikel Ilmiah (PKM-AI) yang bermuara pada Jurnal Kreatifitas Mahasiswa dan PKM Gagasan Tertulis (PKM-GT) yang menggantikan PKM-AI di PIMNAS.

Kamis, 15 Desember 2011

ETIKA PERSAHABATAN

Berani  tanpa  menakutkan
Memberi  tanpa  mengharapkan
Pintar  tanpa  meremehkan
Membagi  tanpa  mengurangi
Di  atas  tanpa  menindas
Dekat  tanpa  berpura-pura
Berbakti  tanpa  pamrih
Terhormat  tanpa  menjilat
Berbagi  tanpa  menyusahkan
Maju  tanpa  menghalangi
Melampaui  tanpa  meninggalkan
Unggul  tanpa  mengerdilkan
Besar  tanpa  mengecilkan
Tinggi  tanpa  merendahkan
Berhasil  tanpa  menggagalkan
Berbeda  tanpa  mengada-ada
Menang  tanpa  menyakitkan


Bagaimana menurut Anda? Seperti apa persahabatan yang kita jalani selama ini,apa sudah mendekati etika persahabatan di atas?
Teman, tidak mudah mengaplikasikan kata-kata dalam etika persahabatan tersebut. Apa yang akan kita lakukan membawa dampak positif bagi orang di sekitar kita tanpa melupakan memberi manfaat untuk diri sendiri. Jaga sahabat kalian!!!

Sabtu, 10 Desember 2011

Terapi Air Putih Sehat dan Murah

Air merupakan karunia Allah yang sangat berlimpah. Terlihat sederhana namun sebenarnya memiliki manfaat besar bagi kehidupan manusia. Manfaat yang dimiliki antara lain sebagai berikut:
 1.)Memperlancar sistem pencernaan
Mengkonsumsi air dalam jumlah cukup setiap hari akan memperlancar sistem pencernaan sehingga kita akan terhindari dari masalah-masalah pencernaan seperti maag ataupun sembelit. Pembakaran kalori juga akan berjalan efisien.
2.) Air putih membantu memperlambat tumbuhnya zat-zat penyebab kanker, plus mencegah penyakit batu ginjal dan hati. Minum air putih akan membuat tubuh lebih berenergi.
 3.) Perawatan kecantikan
pengaruh air terhadap kesehatan kulit yaitu menjaga kelembaban agar tidak terlalu kering dan tidak mudah mengkerut
4.)Untuk kesuburan
Meningkatkan produksi hormon testosteron pada pria serta hormon estrogen pada wanita yang berperan dalam reproduksi.

Rabu, 07 Desember 2011

Rasa Cemas dan Tertekan Memicu dan Mempercepat Berbagai Penyakit


Pernahkah Anda merasa cemas atau tertekan yang sangat luar biasa? Jika pernah, jangan diulangi lagi dan yang belum jangan sekali-kali mencoba.
Orang yang merasa cemas dan tertekan berada pada kondisi diri yang tidak terkontrol, baik itu emosi, cara berpikir, dan komposisi hormon dalam tubuh. Mereka yang sering merasakan hal demikian beresiko terserang penyakit jantung, termasuk hal yang sering terjadi seperti insomnia, nyeri otot, tekanan darah tinggi, penurunan kekebalan tubuh, dan bahkan kanker.
Kemunculan penyakit tersebut erat hubungannya dengan perubahan hormon dalam tubuh. Salah satu diantaranya adalah hypothalamic pituitary adrenal  (HPA) pada hormon kortisol dan adrenal .
Pengaruh tak langsung akibat cemas dan tertekan adalah terjadinya aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah di sepanjang tubuh. Kalau untuk jantung koroner perlu diketahui bahwa penyebabnya bukan hanya pola makanan saja, namun tekanan juga mempengaruhi timbulnya jantung koroner.
Terkadang orang yang tertekan pola makannya berubah menjadi lebih meningkaat dan bisa meningkatkan asupan zat kolestrol, namun perlu diingat kalau zat kolesterol juga bisa diproduksi oleh hati.








e – TPA (Elektronik Tes Potensi Akademik)

Mereduksi Penggunaan Kertas Untuk Bumi Yang Lebih Hijau
Di era seperti sekarang ini, telah banyak aktivitas yang menggunakan kertas sebagai media. Inovasi cemerlang seperti elearning dan email memberikan sumbangan besar dalam hal ini. Selain sebagai bentuk pencarian evesiensi dan berbagai alasan lainnya, tujuan utama dari semua aplikasi tersebut adalah untuk mengurangi penggunaan kertas. Aplikasi ini membantu mengurangi dampak global warming dengan mengurangi produksi karbon monoksida akibat pembakaran kertas tang tidak diolah lagi. Oleh sebab itu para ahli berlomba-lomba menciptakan aplikasi yang mengurangi penggunaan kertas, termasuk di dunia pendidikan. Menurut data statistik, dunia pendidikan merupakan konsumen kertas terbanyak di dunia.
Salah satu aplikasi nir-kertas yang telah diciptakan adalah e-TPA. Program ini hadir dengan tujuan yang sama. Dengan menggunakan e-TPA diharapkan bisa mereduksi penggunaan kertas pada tes potensi akademik di seluruhujian masuk sekolah atau perguruan tinggi. Kebiasaan panitia adalah membuang dan membakar kertas setelah mengetahui hasilnya.
e-TPA ini merupakan aplikasi berbasis WEB, yang dirancang menggunakan bahasa pemrograman PHP, Javascript, dan HTML.
Bahasa pemrograman PHP digunakan sebagai pengatur user interface-nya. Sedangkan Javasript dan HTML digunakan untuk membuat tampilan aplikasinya
Aplikasi ini dirancang oleh Khairil Juhdi Siregar, CSS MoRA ITS Jurusan Sistem Informasi, fakultas Teknologi Informasi. Ia membuat aplikasi ini untuk memudahkan pelaksanaan tes potensi akademik dengan inspirasi utama pengurangan penggunaan kertas. Selain itu, program ini juga menciptakan efisiensi waktu pengoreksian.
Pelaksanaan tes menggunakan sistem seperti ini bisa saja menciptakan peluang untuk saling mencontek, apalagi kalau ada pengijian koneksi internet.  Akan tetapi Regar telah menyadari dan berhasil mengantisipasinya. Ia sengaja membuat program ini secara random.
Aplikasi ini juga dilengkapi perintah penghitungan nilai. Dengan ini peserta bisa langsung mengetahui hasil tes setelah mengerjakan soal. Petugas pelaksanaan tes juga dimudahkan dalam pengolahan dan perekapan nilai.
satu harapan yang terlintas dalam pikirannya saat membuat aplikasi ini, yaitu bisa digunakan dalam pelaksanaan Tes Potensi Akademik ujian masuk PBSB Kementerian Agama. Semoga meskipun aplikasi ini belum digunakan sekarang, mungkin suatu saat bisa dilirik dunia pendidikan sebagai alternatif penggunaan kertas.

Who Am I ?


Seorang  bayi mungil yang lahir 18 tahun silam, tepatnya pada tanggal 8 Maret 1993 saat ini telah beranjak dewasa. Endang Sulistiyani itulah namanya. Hidup dalam keluarga sederhana bersama ayah, ibu, dan adiknya. Sejak berumur dua tahun diajari orang tuanya menjalani hidup yang sesungguhnya dengan merantau ke Sumatra. Anak yang waktu kecilnya bersifat manja dimana setiap keinginannya harus terpenuhi, semenjak pulang ke rumahnya justru berubah menjadi anak yang tertutup dan kurang bergaul. Lebih sering berdiam diri di rumah dari pada bermain bersama teman-temannya.
Taman kanak-kanak menjadi awal pendidikan formalnya, dia mulai belajar mengenal angka, huruf, dan bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. Pada tahap ini dia mulai mengembangkan kemampuannya hidup mandiri. Mulai memakai seragam dan berangkat sekolah sendiri ketika ibunya bekerja. Pembelajaran inilah yang selalu diingatnya sehingga tidak menggantungkan diri pada orang lain.
Efek sosialisasi mulai memasuki diri sulis, nama biasa dia dipanggil dalam keluarga maupun sekolah. Kebiasaan membatasi diri dengan sekitar kini mulai berkurang seiring memasuki sekolah tingkat dasar. Dia mulai aktif dan mau bermain bersama dan boleh dibilang ini merupakan awal muncul kecerewetannya. Mendengar minrta tanda tangannu  cerewet janagan langsung menilai begitu saja. Kecerewetan yang dimaksud di sini adalah cerewet dalam mengingatkan teman.
Beranjak ke pendidikan berikutnya tidak banyak hal berubah dari dirinya.hanya saja dia juga menjadi anak yang berpendirian namun sedikit mengaraah kepada keegoisan. Dia akan melakukan segala sesuatu yang diinginkan tanpa peduli apakah orang lain melakukannya, berjalan ke depan jika menurutnya itu benar tanpa meminta orang lain menunggunya atau menunggu orang lain. Sekarang sudah tidak pendiam memang namun kediamanannya terkadang membuat oranglain bertanya-tanya. Ketika tidak suka dengan sebuah keadaan dia cenderung diam, tanpa memberitahu sedikitpun apa alasannya. Seketika bisa saja bercanda bersama teman dan berubah menjadi diam, membuat teman disekitarpun bingung dengan perubahan sikap yang begitu cepatnya. Inilah salah satu hal yang membuat dia susah ditebak orang lain.
Endang Sulistiyani juga anak yang mudah bergaul dengan teman, meskipun sifat ini tentu bertolak belakang dengan sifatnya waktu kecil. Namun sifat ini juga tidak selamanya berlaku, ketika dia berada di kondisi lingkungan yang tidak kondusif lain lagi ceritanya. Kesulitan dalam beradaptasi karena sifat pelupanya dan kecenderungan untuk tahu orang tetapi belum tentu tahu namanya. Jangan ditiru sifat ini.
Sifat seperti ini membuatnya menjadi gadis yang sedikit aneh. Suka menyendiri dan jarang menceritakan sesuatu kepada orang lain membuat sifat penutup menghinggapinya. Kadang teman-temannya saja takut ketika ingin mengajak ngobrol. Inilah Endang Sulistiyani seorang gadis yang sedikit egois, gampang marah, dan sulit menilai sesuatu. Susah bermimpi tetapi tidak berarti tidak memiliki mimpi. Berangan-angan tentang sesuatu tidak langsung bisa dilakukan, membutuhkan pemikiran yang panjang. Motto hidupnya pun seperti ini,”hiduplah untuk kenyataan jangan hidup untuk impian. Bukan berarti tidak boleh bermimpi, namun jika hidup hanya untuk impian kapan kita akan meraih kenyataan hidup. Kenyataan baginya adalah sebuah jalan yang harus ditempuh dan jangan lupa mengingat ALLAH yang selalu melindungi. Inilah ENDANG SULISTIYANI. Semoga akan lebih mengenal diri pribadi terlebih dahulu sebelum lebih mengenal orang lain,amiiin...
SEMANGAT!!!

Selasa, 06 Desember 2011

PATRIOT (prestatif, aktif, tanggap, kritis, visioner, dan tanggung jawab)


Sebuah kata yang syarat dengan makna. Inilah tema yang diangkat dalam kegiatan LKMM Pra TD  Fakultas Teknologi Informasi yang ke-4. Sebuah acara pelatihan menejemen diri oleh mahasiswa ini tentu mengharapkan terbentuknya mahasiswa yang prestatif, aktif, tanggap, kritis, visioner, tanggungjawab. Betapa idealnya jika mahasiswa mampu seperti itu. Mahasiswa tidak hanya pintar dalam akademik tetapi juga ditunjang dengan soft skill yang mumpuni. Menggunakn kepandaiannya tidak hanya untuk dirinya sendiri melainkan mengajarkannya kepada orang lain. Ilmunya tentu tidak akan berkurang malahan akan bertambah teman. Dia akan berusaha membantu sebelum oamh lain meminta bantuan. Apa itu unsur dari patriot:
Prestatif.
          Merupakan sutu keadaan seorang mahasiswa yang mampu melakukan hal yang lebih dari orang lain dan apa yang dilakukan itu bermanfaat, tidak hanya untuk dirinya sendiri namun yang jelas harus bermanfaat bagi orang lain. Bukan sebuah prestasi jika hanya suatu kebanggaan tanpa memberi manfaat.
Menjadi mahasiswa prestatif adalah sebuah bentuk nyata kontribusi bagi bangsa, negara, dan agama.
Salah satu indikator prestatif adalah aktif. Banyak mahasiswa yang berprestasi namun apakah mereka aktif? Aktif dalam artian kegiatan akademis, aktif dalam absensi,  aktif dalam organisasi, dan yang terpenting aktif dalam masyarakat. Keaktifan idak boleh mengganggu privasi dan meskipun aktif diharapkan tidak akan mengganggu kegiatan yang laimnya. Sehingga keaktifan juga harus dibarengi dengan keselarasan untuk mewujudkan prestasi.
          Masalah dalam masyarakat makin hari makin bertambah dan butuh tanggapan dari berbagai pihak. Jika pemerintah kurang perduli dengan keadaan saat ini maka mahasiswa harus tanggap dan peka dengan apa yang terjadi. Sebagai panjang tangan dari masyarakat kepada pihak yang berhak mengurus, tanggap situasi menjadikan mereka lebih peka. Kepekaan dapat dimulai dari lingkungan keluarga karena itu adalah lingkungan yang paling dekat. Harus ada komunikasi yang lancar antar anggota kelompok agar tercipta perhatian dan hidup dalam kedamaian,saling mengerti satu sama lain, kalau ada masalah dibicarakan sama-sama. Berbeda jika dalam suatu keluarga yang sibuk kerja, seorang yang di dan jarang  bertemu atau bahkan tidak pernah ketemu.
          Fenomena yang terjadi sekarang menunjukkan bahwa sebagian mahasiswa baru cenderung pasif dan kurang tanggap situasi yang menyebabkan mereka menjadi tidak kritis. Berbeda dengan kondisi yang diharapkan  yang seharusnya menjadi wakil masyarakat. Kritis membuat nilai tambah dalam pembentukan patriot, aktif saja tidak cukup. Setiap permasalahan itu berbeda dan butuh penyelesaian yang berbeda pula. Jika orang biasa  hanya tahu kalau itu adalah masalah, tetapi kalo orang yang kritis analisanya tidak hanya tentang masalahnya tapi penyelesaian, penyebab, dan lainnya.
            Prestatif atau tidak, aktif atau tidak, tanggap dan kritis atau tidak, visioner atau tidak?perlu diingat bahwa semua yang dilakukan butuh tanggung jawab. sekali melakukan mungkin masih banyak kekurangan. Tanggung jawab ini harus dilakukan baik hasilnya maksimal atau tidak, jika sudah berani bertindak tentu harus berani bertanggungjawab.
            Patriot untuk seorang mahasiswa bukan sebuah keharusan namun sebuah kebutuhan. Kika melakukan sesuatu di hari ini akan berpengaruh pada hari esok. Maka pelatihan yang akan dilakukan dua hari ke depan diharapkan mampu merubah mindset untuk menjalani hidup. Belajar keterampilan untuk latihan kewira husaannya, belajar menejemen diri harus dimulai bukan hanya di diri  pribadi.jika sudah mampu mengontrol diri sendiri maka diharapkan menjadi mahasiswa yang tidak datang telat, asyik bertanya, aktif, peduli dengan lingkungan sekitar, mampu berpikir gratis untuk menyelesaikan rancangannya. Apa  yang akan terjadi setelah pelatihan diminta rencana jika masalah sudah terpenuhi. Diharapkan ini tidak hanya dilakukan oleh segelintir mahasiswa namun seluruhnya. Mari berpikir dan mengungkapkannya. Allah tidak selalu memberikan apa yang kita inginkan,,,tapi Allah memberikan apa yang kita butuhkan. Menjadi mahasiswa yang PATRIOT. Sehingga terbentuk kehidupan yang pintar tetapi bisa mengabdi masyarat.,,,,.
SEMANGAT!!!
Vivat FTIf...hidup FTIf...maju FTIf...ITS Jaya
Vivat...hidup ITS.... hidup ITS.... hidup ITS....